MITRA VALORA NEWS

Rabu, 2021-06-30 14:12 WIB

Pejabat Administrator dan Pengawas Dinkes Mentawai Dilantik

<p>Pejabat Administrator dan Pengawas Dinkes Mentawai Dilantik<p>

VALORAnews - Bupati Mentawai, Yudas Sabaggalet melantik empat pejabat administrator dan pengawas, di aula kantor bupati, Rabu (30/6/2021). Keempat...

Vaksinasi Covid19 di Mentawai Disertai Bingkisan dan Antar Jemput

AI Mangindo Kayo | Minggu, 27-06-2021 | 15:36 WIB | 4137 klik | Kab. Mentawai
<p>Vaksinasi Covid19 di Mentawai Disertai Bingkisan dan Antar Jemput<p>

Dandim 0319/Mentawai, Letkol Czi Bagus Mardyanto bersama AKBP Mu'at (Kapolres Mentawai), memantau pelaksanaan vaksinasi Covid19, di Mapolres Mentawai, Jalan Raya Tuapejat KM 09, Sabtu (26/6/2021). (daniwarti/valora)

VALORAnews - Vaksinasi Covid19 di Kabupaten Kepulauan Mentawai, ditargetkan 1.000 orang dengan 2.000 dosis, dalam rangka vaksinasi Nasional TNI-Polri. Secara nasional, target satu juta orang akan ikuti vaksin secara serentak di seluruh Indonesia.

Dandim 0319/Mentawai, Letkol (Czi) Bagus Mardyanto mengatakan, vaksinasi massal ini dilakukan di Mentawai mulai 21-27 Juni 2021. Bersama Forkopimda lainnya, ditetapkan 7 lokasi di empat besar pulau di Mentawai.

"Vaksinasi Covid19 dipusatkan di markas Kodim 0319/Pos Kesehatan Mentawai, Mapolres Mentawai, halaman kantor Dinas Kesehatan Mentawai, Puskesmas Siberut, Puskesmas Sikabaluan, Sikakap dan Puskesmas Sioban dengan target 2.000 dosis. Terbagi jadi dua tahap, pertama dan kedua," ujar Letkol Bagus Mardyanto, Sabtu (26/6/2021).


Dikatakan, vaksinasi massal gratis dan halal ini, segala upaya akan dilakukan untuk meyakinkan masyarakat untuk berpartisipasi, karena banyak beredar informasi hoax yang menakutkan orang, sehingga mereka takut untuk divaksin.

Untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi, terangnya, kini masyarakat bisa mengikuti vaksin dimana saja dengan membawa KTP untuk registrasi.

"Vaksinasi Covid19 di Mentawai, merupakan jenis Sinovac. Dilakukan di Mapolres Mentawai. Masyarakat tampak antusias untuk mengikuti. Setelah vaksin, warga diberikan bingkisan dan disediakan angkutan antar jemput," jelas Letkol Bagus.

Dia menyampaikan, ada kendala dalam mengajak sebahagian orang untuk berpartisipasi dalam vaksin. Hal itu dialami di lapangan, karena banyak faktor seperti latar belakang, tingkat pendidikan yang berbeda,

Untuk meyakinkan orang untuk berpartisipasi ikut vaksin serta menyukseskan vaksinasi ini, urai dia, perlu partisipasi seluruh lapisan masyarakat, agar program pemerintah dapat terwujud dengan baik dalam percepatan pemutusan mata rantai Covid19.

Dia berharap, masyarakat berpartisipasi aktif menerima vaksin dengan harapan turut serta mendukung program pemerintah menyukseskan vaksinasi untuk Indonesia yang sehat, sehingga perekonomian akan pulih kembali. (dni)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar