MITRA VALORA NEWS

Pemilih tak Faktual Seharusnya Dicoret dari Daftar Pemilih

AI Mangindo Kayo | Selasa, 23-02-2016 | 15:13 WIB | 1671 klik | Nasional
<p>Pemilih tak Faktual Seharusnya Dicoret dari Daftar Pemilih<p>

Ketua KPU RI, Husni Kamil Manik (dua dari kanan), saat jadi keynote speaker pada FGD evaluasi penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumbar 2015, Selasa (23/2/2016) di Padang. (mangindo kayo/valoranews)

VALORAnews - Alat peraga kampanye yang minimalis pada pemilihan serentak 2015, tak terlalu berkorelasi dengan tingkat partisipasi pemilih.

"Ini merupakan bahasan menarik. Jika merujuk prinsip ekonomi, modal sedikit maka diharapkan untung berlipat. Alat peraga yang relatif sedikit di pilkada kemarin, ternyata tak terlalu pengaruh terhadap partisipasi," terang Ketua KPU RI, Husni Kamil Manik pada FGD evaluasi penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumbar 2015, Selasa (23/2/2016) di Padang.

Salah satu faktor partisipasi rendah, terangnya, terkait dengan pendataan pemilih. Karena, banyak pemilih yang secara administratif merupakan penduduk setempat, namun secara faktual tak lagi berdomisili di daerah tersebut.


"Seharusnya, pemilih kategori ini dicoret saja dari daftar pemilih. Toh, ini bukan bermaksud menghilangkan hak pilih yang bersangkutan. Karena, menggunakan KTP atau KK, masih bisa menggunakan hak nya," ungkap Husni.

"Pemilih kategori ini, saat ini tengah diajukan revisi peraturannya," tambah Husni. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar